Obat Mata

Cara mengobati mata dengan mudah dan cepat

Cara Mengobati Mata Kuning Pada Bayi

Mata Bayi Kuning

Mata kuning pada bayi merupakan sebuah pertanda adanya gangguan kesehatan. Keadaan ini kerap terjadi dan menimbulkan kekhawatiran yang berlebihan bagi orang tuanya. Lalu apa penyebab dari mata kuning pada bayi? Kelainan mata kuning umumnya disebabkan adanya penghancuran sel darah merah yang berlebihan di dalam tubuh, gangguan fungsi hati, adanya gangguan pada kantung emedu dan pancreas. Dalam istilah medis, penyakit ini disebut dengan sclera icterus. Sedangkan yang memberikan warna kuning pada mata adalah pada bagian konjungtiva mata.

Penyakit mata kuning pada bayi ini sering terjadi setelah bayi dilahirkan. Hal ini disebabkan fungsi hati pada bayi masih bekerja dengan sangat lemah. Sehingga proses pemecahan bilirubin juga lambat dan bayipun mengalami kuning. Selain itu, penyakit ini juga bisa disebabkan oleh asupan ASI yang tidak sesuai. Bilirubin sendiri berasal dari saat bayi dalam kandungan. Bayi dalam kandungan memiliki paru-paru yang belum berfungsi dengan baik, sehingga janin membutuhkan sel darah merah yang sangat banyak. Saat detelah dilahirkan, paru-paru bayi mulai berfungsi sehingga sel darah merah tidak lagi dibutuhkan dan akan dihancurkan. Salah satu hasil emecahan sel darah merah ini adalah bilirubin.

Jika kadar bilirubin meningkat, hal ini akan menyebabkan bahaya hingga kematian ada bayi. Kadar bilirubin bebeas yang meningkat data menembus ke otak dan menjadi racun bagi sel-sel di otak. Keadaan ini disebut dengan Bilirubin ensefaloati akut.
Cara menyembuhkan dan mengatasi mata kuning pada bayi

Berikut gejala-gejala jika terjadi bilirubin yang terlalu tinggi.
1. Lesu
2. Demam
3. Muntah
4. Kulit menguning
5. Sulit bangun tidur
6. Rewel dan gelisah
7. Kemampuan menghisanya buruk
8. Leher dan tubuh melengkung ke belakang

Selain dari organ dalam, penyakit kuning pada bayi juga bisa disebabkan oleh infeksi virus dan bakteri pada darah bayi, kekurangan enzim, sel darah merah yang abnormal, dan ketidaksesuaian rhesus dari ibu dan bayi.

Pengobatan Mata Bayi Kuning

Bagaimana cara mengobati dan menyembuhkan bayi yang mengalami mata kuning? Berikut ini beberapa tips dan terapi yang dapat dilakukan untuk mengatasi bayi yang mengalami mata kuning.
1. Jemur bayi
Jemur bayi di bawah sinar matahari pada waktu yang tepat yaitu sekitar pukul 8-9 pagi hari. Lakukan menjemur bayi di bawah sinar matahari antara 30-60 menit. Jika bayi memiliki kulit sensitive, kurangi waktu menjemurnya. Menjemur bayi langsung di bawah sinar matahari pada jam-jam yang tepat juga dapat membantu pembentukan provitamin D.

2. Jemur tampa mengenakan pakaian
Menjemur bayi di bawah sinar matahari sebaiknya dalam keadaan polos dan sesudah mandi. Sehingga seluruh tubuh bayi akan terkena kesegaran sinar matahari pagi. Sinar matahari ini berfungsi memecah bilirubin sehingga dapat mengurangi efek kuning pada kulit bayi.

3. Hindari mata bayi terkena sinar matahari langsung
Hal ini akan membahayakan fungsi mata bayi. Orok yang baru lahir memiliki kemampuan melihat yang masih lemah. Sehingga hindari mata bayi terkena sinar matahari langsung. Selain itu, kondisi lingkungan sekarang ini sangat buruk dan penuh polusi serta terjadi penipisan lapisan ozon. Sehingga menyebabkan penyerapan cahaya lain selain cahaya biru. Sedangkan gelombang cahaya yang mampu memecah bilirubin hanya cahaya biru saja.

4. Berikan ASI
Air susu ibu merupakan asupan penting untuk tumbuh kembang bayi yang baru lahir. Berikan ASI ada bayi sebanyak 8 hingga 12 kali dalam 24 jam.

5. Terapi cahaya biru
Terapi ini tentunya hanya dapat dilakukan dengan bantuan alat dan tenaga medis. Konsultasikan terlebih dahulu dengan dokter terkait kadar bilirubin pada bayi anda. Jika kadarnya cukup tinggi dan dapat membahayakan kesehatan bayi, maka terapi ini sangat cocok untuk mengurangi kadar bilirubin pada bayi. Pemberian cahaya biru diketahui mampu memecah bilirubin pada bayi sehingga dapat mengurai warna kuning yang terbentuk.

Bahayakah mata bayi kuning? Penyakit ini tidak bisa diremehkan begitu saja. Kadar bilirubin yang terlalu tinggi dan tidak segera diatasi dapat menyebabkan resiko kerusakan saraf pusat. Gejala yang ditimbulkan jika sudah menyerang saraf pusat adalah bayi lebih sering mengantuk dan lemas, kemampuan menghisap ASI menurun, muntah-muntah, dan mengalami kejang. Dalam jangka panjang akan menyebabkan keterbelakangan mental, kelumpuhan serebral, gangguan pendengaran, serta kelumpuhan otot motoric mata.

Obat Mata © 2017